Nama Kelompok :
1.Eka Zada Juansyah
2.Muhammad Fajar Ramadhan
3.Rendi Dwi Kusworo
1.BERILMU
A.Pengertian
Kata berilmu berasal dari bahasa Arab عِلْمٌ yang berarti pengetahuan, kepandaian tentang sesuatu. Lawan kata ilmu ialah jahl (جَهْلٌ ) yang berarti kebodohan, ketidak tahuan. Seseorang dikatakan berilmu apabila memiliki kamampuan dalam bidang tertentu, misal memiliki kemampuan tantang menggambar. Setiap orang mengakui bahwa ilmu sangat penting dalam hidup ini. Zaman semakin maju, persaingan hidup semakin ketat dan terkadang menimbulkan persaingan yang tidak sehat. Tanpa bekal ilmu yang memadai, kita semakin sulit mengadapi masa depan. Itulah sebabnya, semakin lama kita semakin memiliki kesadaran untuk menuntut ilmu. Dengan ilmu hidup di dunia menjadi mudah. Demikian pula untuk mencapai kebahagiaan akherat, juga harus memiliki ilmu. Mengapa demikian? Karena kebahagiaan akherat hanya dapat dicapai dengan berilmu dan mengamalkan ajaran agama secara bersama
B.Dampak Positif dalam kehidupan sehari-hari
1) Dapat membedakan mana yang benar dan mana yang slah, mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang halal dan mana yang haram, mana perintah mana larangan dan sebagainya.
2) Dapat hidup dengan terang benderang, ringan dan penuh kenyamanan sebab ilmu menyinari pemiliknya sepanjang dimanfaatkan di jalan yang baik dan benar
3) Dapat menghindari berbagai kesalahan dan perbuatan buruk lainnya, yang akan mendatangkan kerugian dan malapetaka, baik bagi pelakunya maupun masyarakat lingkungannya.
4) Semua perbuatan dan tindakan berdasrkan ilmu pengetahuan dapat mendatangkan manfaat dan kebaikan bagi orang lain. Sebab dengan ilmu segala sesuatu akan bermanfaat.
5) Mendapat tempat dan kedudukan yang terhormat. Dimana dan kapanpun, di dunia ini orang yang berilmu pasti mendapat temat dan kedudukan yang terhormat.
C.CONTOH BERILMU
1) Mengamalkan ilmunya, mendapatkan berkahnya ilmu, dan ikhlas demi mengharap ridha Tuhannya, baik secara sembunyi-sembunyi maupun terang-terangan.
2) Bermanfaat bagi manusia lain, memberikan pengaruh yang baik bagi lingkungan sekitarnya, menyebarkan ilmunyadan tidak menyembunyikannya untuk dirinya sendiri.
3) Zuhud terhadap dunia, senantiasa memohon kepada Allah agar dijauhkan dari hal-hal yang fana dan dikaruniai kebahagiaanyang kekal di akhirat kelak.
4) Berakhlak mulia, berkepribadian agung, dan jauh dari cela.
5) Memiliki semangat yang tinggi dalam menilis, mendidik generasi, an melakukan perbaikan.
2.BEKERJA KERAS
A.Pengertian
Kerja keras artinya melakukan suatu usaha atau pekerjaan secara terus menerus tanpa mengenal lelah. Kerja keras juga dapat diartikan suatu tindakan atau perbuatan yang dilakukan dengan sungguh-sungguh dan serius sampai tercapai suatu tujuan.
Agama islam mengajarkan umatnya agar selalu bekerja keras dalam menjalankan kehidupannya di muka bumi ini. Segala sesuatu yang dilakukan tidak dengan kerja keras, hasilnya tidak akan sempurna. Sebaliknya, seberat apa pun suatu pekerjaan jika dilakukan dengan sungguh-sungguh, niscaya hasilnya akan dapat diraih dengan baik.
B.Dampak Positif
1) Manusia sadar akan kebutuhan hidupnya yang harus dipenuhi, agar hiup menjadi bahagia, baik di dunia maupun di akhirat.
2) Manusia dituntut untuk bersikap kreatif dan rajin bekerja, sebab tanpa bekerja seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan hidupnya.
3) Manusia menyadari bahwa tidak ada rezeki dan kebahagiaan yang datangnya dari langit, melainkan harus diraih dengan kerja keras, banting tulang, dan peras keringat.
4) Manusia menyadari bahwa ada kekuatan lain di luar kekuatan yang dimilikinya, sehingga hasil dari kerja kerasnya harus dipasrahkan sepenuhnya kepada keagungan Allah SWT. Oleh karena itu, manusia wajib berdoa atas semua kerja kerasnya.
5) Manusia semakin kuat keimanannya, karena disamping kerja kerasnya juga kepasrahannya kepada kehendak terbaik Allah SWT.
C. Contoh Bekerja Keras
1) Melakukan setiap pekerjaan dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati dan dengan niat ibadah karena Allah SWT.
2) Tidak mudah patah semangat dalam melakukan setiap pekerjaan, seberat dan sesulit apa pun pekerjaan yang dihadapinya.
3) Melakukan pekerjaan tidak tergesa-gesa, sebab pekerjaan yang dilakukan dengan tergesa-gesa tidak akan mendatangkan hasil yang baik.
4) Tidak meremehkan setiap pekerjaan yang hanya akan mendatangkan sikap malas dan jenuh dalam bekerja, melainkan sebaliknya semua pekerjaan dipandang serius sehingga harus dilakukan dengan sungguh-sungguh.
5) Mencintai pekerjaan yang sedang dilakukannya sehingga bekerja dengan sepenuh hati.
3.KREATIF DAN PRODUKTIF
A. Pengertian
Kreatif berarti banyak akal atau memiliki daya cipta. Produktif berarti banyak mendatangkan hasil atau menghasilkan sesuatu. Kedua sifat tersebut termasuk akhlakul karimah yang sangat perlu untuk dimiliki oleh setiap muslim yang selalu menginginkan kemajuan.
B. Dampak Positif
a. Dapat mengikuti perkembangan zaman sehingga karyanya di minati oleh banyak orang
b. Memperoleh hasil yang cukup banyak dari karyanya.
c. Tercukupinya kebutuhan hidup sehingga dapat hidup yang layak.
d. Kepuasan batin karena mampu menghasilkan sesuatu yang diminati oleh banyak orang
e. Bertambah banyaknya hubungan persaudaraan sehinnga hidup terasa lebih nyaman.
C.CONTOH
a. Berusaha untuk menciptakan lapangan kerja baru, sesuai dengan keahliannya.
b. Berusaha untuk mengembangkan kemampuan yang di miliki dengan modal yang ada.
c. Mengutamakan kwalitas produk yang terjangkau oleh pasaran.
d. Bersikapterbuka untuk menerima saran dan kritik demi kemajuan usahanya
e. Memerhatikan perkembangan ilmu pengetahuan dan tenologi.
f. Selalu mengadakan evaluasi hasil usahanya untuk mengetahui kekurangan dan kelebihan yang di capai.
g. Memiliki tekad bahwa hari esok harus lebih baik dari pada hari ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar